Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 April 2015

Aku Ingin

aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Rabu, 26 Juni 2013

Hanya Satu Karya Amir Hamzah


Timbul niat dalam kalbumu
Terban hujan, ungkai badai
Terendam karam
Runtuh ripuk tamanmu rampak
Manusia kecil lintang pukang
Lari terbang jatuh duduk
Air naik tetap terus
Tumbang bungkar pokok purba
Teriak riuh redam terbelam
Dalam gegap gempita guruh
Kilau kilat membelah gelap
Lidah api menjulang tinggi
Terapung naik jung bertudung
Tempat berteduh nuh kekasihmu
Bebas lepas lelang lapang
Di tengah gelisah, swara sentosa
***

Bersemayam sempana di jemala gembala
Duriat jelita bapakku Ibrahim
Keturunan intan dua cahaya
Pancaran putera berlainan bunda .
Kini kami bertikai pangkai
Di antara dua, mana mutiara
Jauhari ahli lalai menilai
Lengah langsung melewat abad.
Aduh kekasihku
Padaku semua tiada berguna
Merasa dikau dekat rapat
Serupa Musi di puncak Tursina.

Selasa, 21 Mei 2013

Rindu Kamu


Kini langkahmu semakin jauh
berlabuh mengarungi samudera luas
meninggalkan diriku bak karang beku
yang selalu setia di dera deburan ombak
di hempas angin ditusuk sang surya

kapankah ombak bosan mencambuk karang duka?
Kapankah angin berhenti meniupkan derita lara?
Kapankah mentari berseri setelah lama bercumbu dibalik tirai pilu kelabu?

Sungguh sayang
jika persahabatan harus berakhir hingga disini.

Kamis, 16 Mei 2013

Rintik Hujan




Eloknya rintik hujan
datang memberi sejuk, mendamaikan jiwa yang letih
turun bersama gemuruh halilintar, menyentak pikiran yang jenuh
jatuh diselingi kilat cahaya petir, sejenak beri terang dalam gelapnya hati.

Senin, 08 April 2013

KANGEN "WS Rendra"


Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti segala lukaku
kerna luka telah sembunyikan pisaunya.
Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.
Engkau telah menjadi racun bagi darahku.
Apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti
aku tungku tanpa api


Kamis, 04 April 2013

Nyanyian Jiwa




Ketika aku memandang mata dalamku
Aku melihat bayangan dari bayangnya


Ketika aku menyentuh ujung jariku
Aku merasakan getarannya

Perbuatan tanganku memperhatikan kehadirannya
Seperti sebuah danau harus memantulkan bintang berkelip

Air mataku menyingkapnya
Bagai tetesan terang embun
Menyingkap rahasia mawar layu

Ini adalah nyanyian yang diciptakan dengan perenungan

Dan diutarakan oleh kesunyian
Dan dihindari oleh hiruk pikuk
Dan dilipat oleh kebenaran
Dan diulang oleh mimpi
Dan dimengerti oleh cinta
Dan disembunyikan oleh bangun
Dan dinyanyikan oleh jiwa
Inikah nyanyian cinta?